Hei saya seorang Expert!

dengerin dong ocehan gue…

Enak banget yah jadi pembicara, ngomong cuap cuap trus dibayar…

 

Itulah kenapa kerjaan menjadi seorang cuap-cuap dan dibayar itu diminati. Mulailah pelatihan-pelatihan diambil dan setelah lulus banyak certifiednya, mengiklankan diri, dengerin nih ocehan gue, dan bayar gue…

Ada yang mau bayar? belum tentu…

Rupanya dalam bisnis ngoceh dibayar pun tidak semua laku menjajakan omongannya, liat aja berapa banyak mereka menjual pelatihan ada yang menyatakan dirinya konsultan, pembicara, dan bahkan Coach… walau bisa jadi gak bisa bedainkapan berperan sebagai pembicara, konsultan, trainer… cuman bahas bedanya di lain waktu aja.

Namun walaupun demikian ada juga yang menduduki posisi atas di dalam bisnis jualan ocehan ini. Ujungnya ada yang diterima pasar, berebutan, tiket ribuan dolar ludes cepat. ada juga yang diajak dengerin obrolannya gratis bahkan dikasih snack pun ogah datang… Loh koq gitu?

Emangnya apa bedanya ocehan dari seorang tokoh tertentu yang dibayar mahal dan ocehan  yang sama diucapkan dari seseorang yang tidak kita kenal? Bukannya dengerin aja isi nya bukan siapa yang mengatakan? Namun tetap saja BEDA

Mengamati orang orang yang berhasil di posisi puncak membuat saya penasaran apa sih yang mebuat seseorang itu dibayar mahal?

Hei... beneran gue ini expert... dengerin dong ocehan gue...

Kalau beneran expert BUKTINYA APA?

Rupa rupanya, dalam informasi tetap dibutuhkan kredibilitas. Rupa-rupanya orang perlu informasi YANG BENAR sebelum diterapkan pada mereka yang dengerin ocehan itu.

 

Apa tanda seorang Expert?

 

Sederhananya BISA TEORI dan BISA PRAKTIK…

 

Seorang expert dikenali dari cukup banyaknya informasi mengenai suatu topik tertentu informasi yang BENAR sebagaimana keilmuan. Jadi kalau ada seorang Akademisi ngomongin suatu topik wajar kalau didengerin 

kedua. Seorang Expert dikenali dari RESULT, hasil yang dicapainya… Pernah gak kita ketemu seorang yang bilang, pendidikan saya tidak tinggi tapi saya bisa membangun bisnis jutaan dolar. Ilmunya PROVEN, terbukti dari kristalisasi di lapangan, mereka adalah Akademisi jalanan dan wajar orang-orang seperti ini didengerin…

 

Bisa teori, bisa praktik. habis itu apa?

Ketika Teori dan Praktik saja tidak cukup

Untuk laku seseorang perlu bisa dibedakan atau cukup untuk disukai dalam menjual ocehannya. dan rupa rupanya ocehan ini pun tidak sembarang ocehan, bukan nasihat, tapi suatu informasi yang bisa berguna. katakanlahkita ngomong ke seorang pengendara motor “Bang standarnya masih kebuka” informasi itu sangat berharga karena bisa celaka kalau orang tersebut tidak sadar

Saya merangkum setidaknya ada 12 element yang perlu dicermati dalam membangun kemampuan pembeda sehingga seseorang dianggap pemberi informasi berguna. Diperlukan edukasi atas kredibilitas pembicara jauh sebelum mereka bicara 

12 element itu adalah :

1. Bisa teori dan juga bisa praktik

2. Punya sudut pandang dalam bidang nya

3. Jelas Biografinya

4. Punya posisi/ Jabatan

5. Populer

6. Berpartner atau berafiliasi kepada siapa?

7. Pernah membuat progress seperti apa? Pernah bikin apa?

8. Mendapat pujian/ penghargaan dari siapa?

9. Seberapa media / press merekognisinya

10. Client mereka bilang apa?

11. Bagaimana mempromosikan diri / omongan orang lain seperti apa tentang dia

12. Produknya bagaimana

12 element ini penting untuk dikembangkan secara konsisten dan tersystem untuk menjadi penjual ocehan yang dibayar mahal. 

 

Ngomong itu gampang, tapi supaya ngomong dibayar ada prosesnya juga… so selamat menjual ocehan tapi jangan lupa dibayar mahal yah, jangan sibuk dengan teori doang… bye bye

 

11 Februari 2024

Daniel Suwandi